Jumat, Februari 01, 2013

Cerita Dibalik CANCUT MARUT


Ketika Negara api dihebohkan dengan munculnya buku yang ditulis oleh seorang makhluk yg gak ganteng. Trus..gue koprol dan bilang woow. #Apaseh??
Oke..oke..ini ciyus lo..

Gue pun penasaran dengan buku itu,kok sampai bikin heboh. Kayak bom aja. Gue berjuang tuk segera mendapatkan buku tersebut,karena bagi yang suda memiliki buku tersebut jika dia cowok,ketampanan akan meningkat tajam,bagi yang cewek kecantikannya meningkat dratis. Karena,penulis buku tersebut sudah bersedia menanggung penderitaan,cukup penulisnya saja yang gak ganteng dan gak cantik.hahaha..parah amat yaa??

Gue mencoba mendaki gunung,menuruni lembah,berlari-lari dipantai kayak film2 India, dan Salto dari Jam Gadang,kalau masih belum dapat rencana gue mau terjun ke jurang asal didasar jurang ada kasur empuk berlapis-lapis.
Oke..gue belum menyerah. Keep fighting..


Gue pun mulai menyusuri Pasar Loak,Pasar Ikan,Pasar Burung,Toko Bunga,Toko Baju,Toko CD Bajakan, Toko kancut,Toko Bangunan,Rumah Makan Padang,dan terakhir ke Rumah Sakit Jiwa. Tetap gue gak temuin bukunya.


Gue pun sudah berada pada titik kesabaran yang hamper putus asa #tsaah. Tak ada cara lain,satu2nya tempat yang belum gue kunjungi adalah Toko Buku Gramedia Padang.
Saat panas terik yang membuat otak mendidih #lebay,gue  ditemani  sepupu gue yang bernama meli. Gue pun bergerak menuju kesana dengan naik piring terbang. Kebetulan di area parker gramedia lagi ada diskon komik besar2an. Sepupu gue lebih memilih melihat komik dan gue langsung ngacir ke lantai 3. Sejenak,gue bengong dan bola mata bergerak cepat untuk menangkap keberadaan buku itu. Ibaratnya radar yang sbuk mencari target. Seandainya,jika buku tersebut tidak ditemukan,gue meminta bantuan densus 88 buat menemukannya.
Tenang,tapi bisa ditemukan kok. Secara indra penciuman gue kencang. keseringan nyium anak tetangga seh..
Gue pun lari ke lantai dasar dan langsung kabur..uppss..bukaan..gue mampir ke lantai 2 dan langsung bayar pake daun.Alhamdulillah,duitnya dikembaliin semua (Ya iyalah pake daun).

Setelah buku sakti sudah ditangan,gue dan meli bergegas pergi. Karena mau menghadiri pesta kakak Iparnya yang berada di Kota Pariaman,jarak tempuh dari kota Padang lebih kurang 1 jam. Tanpa basa-basi,gue buru-buru melepaskan bungkus plastiknya. Dan gue meminta mely buat membacanya pertama,gue pengen lihat reaksinya gimana. Apa dia langsung ayan atau mabuk.

Dan ternyata-ternyata,baru beberapa menit sepupu gue menunjukkan gelagat aneh,senyum2 sendiri gak jelas diangkot. Syukur aja,isi angkot Cuma dikit. Kalau rame,bahaya bo’,ntr gue dikira bawa orang gila. Apa kata duniaa..
Setelah naik angkot,kita berpindah naik bus. Meli masih setia membaca buku tersebut. Sebenarnya,pengen cepat2 baca buku itu,penasaran euy. Adek gue kok bsa kayak orang senewen gitu,senyum yang tertahan, maklum baca ditempat umum. Ternyata,adek gue masih sadar juga ya?takut dibilangin orgil karena senyum2 sendiri ditempat umum.
Gue harus menahan rasa penasaran yang sangat tinggi,emang gimana  seh isinya?
Gue ikhlasin aja,buku itu keperawanan buku itu diresmikan mely. Gue malah senang. Setidaknya,dia gak tidur sepanjang jalan. Secara,hobi dia kalau lagi jalan,baru beberapa menit mobil jalan,dia sudah tewas alias molor. Kalau mau bahkan sampai ditempat tujuan. Makanya,kalau perjalanan jauh,biasanya Mama Mely  nyuruh gue yang temanin. Kalau gak ditemanin,bisa2 terlewat dan nyasar.
Harapan tinggal harapan,ternyata buku ini gak mempan menahan kantuk mely. Sekitar 30 menit baca buku dalam bus,dia langsung molor..oaalaah..dasar Mrs.Sleep. Ckckc

Ya udah..buku itu pun segera beralih ke pangkuan tuhan yang maha esa..eeh..kepangkuan gue maksudnya..
Gue mulai buka dari halaman belakang,biar stress baca bukunya..#eeh pastinya,mulai dari halaman pertama donk.
Sepanjang perjalanan,buku itu yang menemani gue,ketika mely berpaling tidur dari gue. Hikss

Setelah turun dari bus,kita harus menaiki angkot sekali lagi. Lagi-lagi didalam angkot terjadi kekacauan gara2 buru tersebut. Sambil menunggu angkot penuh,gue mencoba membaca kembali buku itu. Karena cuaca tak mendukung,gerah euy.bikin konsentrasi buyar (aalaah..buku kayak itu gak perlu pake konsentrasi kale..:) ).

Ternyata,ada seseorang cewek berjilbab cantik mengintai dan penasaran ketika buku itu hanya dipengang dan dianggurin. Ia mencoba membaca sinopsi belakang buku. Pada akhirnya,ia memberanikan diri untuk meminjam buku tersebut.
“kak boleh pinjam bukunya??”

“boleh”
Baru beberapa menit  membaca buku tersebut,ia mulai menunjukkan gelagat yang aneh dan hampir gila,masak diatas angkot pada ketawa-ketiwi sendiri. Gila gak tu? Dan gue juga tau,ia mencoba menahan ketawa lepasnya. Oalaah..

sepertinya ia menikmati kata-kata demi kata yang mengalir disetiap halaman yang ada. Dan gue malah makin cemas. Kenapa gak cemas,gue belum tuntas membaca buku tersebut sampai habis,ternyata ia lupa mengembalikannya trus dibawa pulang. Alaah mak…jangan sampai itu terjadi.
Syukur,ternyata ia masih memiliki kesadaran walaupun sedikit. Sepertinya ia merasa sudah dekat dengan rumahnya,buru2 ia mengembalikan uku tersebut dan tak lupa bilang
“makasii kak..”
“Yoii..sama2..”
Dan menghilang.

 Sepertinya buku tersebut memberikan dampak yang sangat berbahaya tanpa terkendali sampai merusak syaraf normal manusia. Waspadalah…waspadalah..#GayaBangNapi

Kurang dari 24 jam,buku tersebut habis gue lahap tanpa menyisakan satu halamanpun. Dan perut gue bertahan 3 hari 3 malam tidak makan karena kekeyangan dan 3 hari berikutnya gue langsung muntaber sambil salto.Ternyata efeknya separah itu,gue gak menyangka pemirsa..
sekali lagi,waspadalah..

Setelah membaca buku tersebut. Ada beberapa kesamaan yang  penulis uraiakan dan membuat gue sedikit merenung..#Tsaah.

Pertama,penulis tidak menyukai dengan pelajaran Matematika. Ia bermasalah dengan pelajaran MTK ketika SMP,efek karena punggungnya dipukul guru MTK.Menurut gue,ia lebih sedikit beruntung dibandingkan gue. Gue trauma ketika kelas 3 SD.Kelas 1 sampai kelas 2,setiap tugas yang diberikan angka sepuluh selalu menghiasi buku gue dan angka di rapor minimal angka 8 nongkrong disana. Ketika menginjakkan kaki ke kelas 3 SD kenangan suram dengan MTK pun dimulai. Angka 0 sampai menghiasi buku latihan gue dan angka 10 itu rasanya itu mimpi atau sesuatu yang gak mungkin. Parah bangetkan kan??

Ketakutan,kebencian,ketidaksukaan itu dimulai ketika gue bertemu dengan seorang bapak guru dan sekaligus merangkap wali kelas saat itu. Ketika mengerjakan latihan mendapat mendapat angka jelek,biasanya 0-5, gue akan mendapat hadiah cubitan dipinggang,pukulan rotan ditelapak tangan,rambutnya ditarik, telinga diputar,atau berdiri 1 kaki didepan kelas. Bayangin malu banget kan?? Jadi,ketika belajar MTK itu adalah neraka bagi gue. Pengen cepat2 kelar bahkan kalau bisa dihapuskan saja diatas bumi. Karena MTK itu gue merasa orang bodoh dihadapan teman2. Walaupun begitu,gue setiap caturwulan selalu masuk sepuluh besar. Masalahnya cuma di MTK,nilai MTK itu kontras sekali dengan nilai yang lainnya. Kejadian2 yg gue alami saat itu,gue simpan rapat2 dari Mama sampai sekarang. Karena gue merasa gak perlu gue kasih tau Mama. Gue merasa itu adalah resiko dari apa yang gue lakukan dan gue harus berani menerima resiko #Tsaah. 

Ketika gue naik ke kelas 4,gue juga kembali berhadapan dengan model guru yang gak jauh beda sama yang sebelumnya,lengkap sudah penderitaan gue T_T. Bahkan sang guru itu bilang dan sampai sekarang masih gue ingat “anak guru kok bodoh “ #makjlebb. Kebetulan,gue dapat tugas mengerjakan soal ke depan kelas dan salah. Lagian,beberapa hari sebelumnya gue tak masuk sekolah karena sakit,makanya gak ngerti. Rasanya,pengen bilang gue gak ngerti karena gak masuk,tapi menurut gue itu percuma. Dibilang bodoh didepan teman2 itu sudah bikin gue down apalagi gue ngebantah omongannya,bisa2 tambah dikata2in.

Setiap tingkatan sekolah yang gue duduki,gue selalu menemukan Guru MTK yang nyeremin,makanya gue memiliki kenangan yang buruk dengan Matematika..T_T.

Aaah..sudahlah..gue gak mau mengenang masa suram2 gue seperti itu,bagaimanapun beliau guru2 gue yang berjasa membagi ilmunya. Mungkin,kalau gue gak bertemu dengan guru2 seperti itu,mungkin gue gak  belajar  untuk tidak jadi cewek  cengeng dan merasakan kadang hidup itu rasanya kecut juga mamen..#Uho

Gue setuju sama pendapat penulis hal 42 “..Di balik ketidakberdayaan,di bidang matematika,gue tetap coba buat tegar menjalani. Hidup gak Cuma Matematika aja. Masih ada PKn,Geografi,dan IPA bahkan Indonesia.Lalu Matematika?Gue emang gak bisa,tapi gue gak pernah buat lari. Gue tetap hadapi,walaupun harus selalu kalah”.

Oke,masih pada kuat baca nya kan? Kalau udah pada ngantuk,tidur aja dulu..nanti dibangunin..hehe
Kesamaan lainnya adalah,sama2 calon Guru yang gak cantik dan gak ganteng (trus apa donk??)cari tau aja sendiri..hehe
Sebelum kita terjun ke jurang dalam dunia pendidikan sebenarnya,sebagai Mahasiswa yang mengambil jurusan dalam bidang kejuruan,maka harus melakukan PL (Praktek Lapangan),bisa disebut jga dengan PPL.
Pada saat itu,kita harus mengajar seperti guru-guru biasanya. Dan gue mendapat jatah mengajar di sebuah SMA di Kampung gue. SMA itu termasuk SMA favorit yang terletak di Pusat Ibukota Kabupaten.
Pertama kali menginjak kaki ke sekolah tempat PPL itu, begitu banyak ketakutan dan kekhawatiran yang muncul silih berganti. Apalagi ngajar anak SMA kelas XI IPS. Banyak pengalaman dari senior terdahulu,kalau anak SMA suka jailin dan usilin guru PPL bahkan sampai dibikin nangis. Serem gak tu?? Gak kebayang deh,jika sampai gue nangis,pasti gue makin jelek aja,gak nangis aja sudah pas jeleknya..#MakJlebb. Selain itu,ketakutan dengan ketidakcantikkan gue yang permanen juga. Gue merasa,guru cewek yang cantik-cantik  akan lebih mudah disukai murid-murid. Apalagi ngajar anak ABG,tau sama tau lah kan..
Mengajar dengan kurikulum yang mengharuskan siswanya lebih aktif,membuat gue menguras isi bak mandi otak gue gimana menciptakan kelas yang seru,rame,ceria,dan muridnya bisa cepat ngerti dan paham. Makanya,gue menggunakan metode “Star Collector”. Jadi,bagi siswa yang aktif akan mendapat 1 Bintang dan semakin banyak bintang dikumpulkan semakin baik juga dengan nilai akhir semesternya. Gue sangat menghargai kerja keras saat proses belajar,bukan kerja keras saat ujian dengan melakukan tindakan melihat jimat. Menurut gue,proses adalah hal perlu diperhitungkan. Sebelum mencapai sesuatu yang kita inginkan,kita harus melewati proses bukan dengan cara instans. Makanya,banyak pejabat-pejabat banyak korupsi agar menjadi orang kaya dengan cara cepat tanpa memikirkan nasib orang yang telah dikorbankan. Bukankah menjadi kupu-kupu yang cantik itu harus melewati sebuah proses??betul tidaak?? Betul kan??
Jika kita belajar dengan cara yang menyenangkan,yakinlah ilmu yang disalurkan akan cepat sampai dan mudah teringat. Daripada belajar menegangkan dan marah2 gak jelas. Walaupun mengajar anak SMA tapi tingkah mereka kadang gak beda jauh juga sama anak SD.
Kadang gue terharu,ketika kelas kosong dan guru yang seharusnya mengajar dilokal tersebut tidak hadir. Mereka,kadang meminta gue masuk ke kelasnya,walaupun gak belajar. Kita sekedar curhat-curhat dan berbagi pengalaman. Menurut gue,kadang guru itu perlu juga menjadi sosok teman dan sahabat buat siswanya,bukan seseorang yang ditakuti. Bahkan kadang,saat pergantian pelajaran gue suka ditarik-tarik buat masuk ke kelas mereka, kebetulan gue mengajar 5 kelas. kalau badan gue bisa dibagi 5,gak apa-apa. Hadaaww..berasa seleb aja pake ditarik2,apalagi yang narik personil one direction..wowww..itu sesuatu kale..*ngimpi*.
Setelah PPL gue menyadari,bahwa gue gak perlu menyadari diri orang lain biar bisa disukai oleh siswa-siswa gue. Alangkah bahagianya ketika orang menyukai apa adanya kita,tanpa perlu dibuat2. 
Gue akui,kalau masa PPL itu masa2 yang paling capek daripada kuliah. Tiap hari gue menghadapi manusia2 dengan latar belakang,isi kepala,dan sifat yang berbeda-beda.Gue yang gak bisa marah,harus lebih super duper bersabar kadang makan hati.Kadang takut juga,kalau dimarahin kita langsung dicap galak atau killer.Ujung2nya,gue gregetan dirumah sambil ngadu ama guling.Saat nilai ulangan rendah,pusingnya minta ampyun,dan sambil mikirin apa lagi yang dilakuin biar ilmu yang disampaikan bisa dimengerti,ujung2nya gue menyalahkan diri sendiri yang gak becus ngajar T_T. Makanya,bagi yang masih sekolah hargailah dan hormatilah guru yang mengajar didepan kelas yang telah memberikan ilmunya,kamu akan tau gimana capeknya menjadi seorang “GURU”jika kamu sudah mencoba menjalani profesi itu. Atau  mungkin ada yang meremehkan cita-cita seseorang menjadi “GURU”,jangan mudah meremehkan,coba saja dulu,nanti bisa dirasakan sendiri.hehe
“Gak harus ganteng,gak harus keren,gak harus cool buat bisa jadi guru gaul. Guru yang disukai sama anak-anak.Yang paling penting menurut gue adalah bagaimana kita bisa menempatkan diri sebagai “teman”yang baik buat mereka.”
 (hal:13)

BTW,teman2 dah tau belum buku yang mengemparkan dunia persilatan..baiklah,dari tadi gue hanya menjelaskan kisah dibalik buku tersebut. Dengan berat hati gue harus memberitahu identitas buku dan penulisnya.Buku  tersebut berjudul “CANCUT MARUT” (catatan kecut mahasiswa calon guru) yang ditulis oleh Edotz Herjunot ali baba dengan motto hidupnya “Gak Harus Ganteng untuk bisa Berkarya !” Ia lahir di pemalang tanggal 1 Februari 1990 yang dibantu dukun beranak.
ini penampakan bukunya lo..

Selamat Membaca yaa..:D smga gak gilaa..hehe
Ulang tahunnya sekarang lo,jangan lupa kirim kue tart yaa..yang  harus berbahan dasar dari upil…edotz pasti dengan senang hati menerima..:D.
Berhubung edotz birthday sekarang,gue mau ucapin..
(berhubung gak ada tahun yg diulang,maka gua nulis )“SELAMAT ULANG TANGGAL ya Edotzz..semoga apa yang elu semogakan,semoga bisa tercapai..dan sisa umur lu selalu diberkahi oleh ALLAH SWT..amiiin…maaf,gue gak bisa kasih apa2 dihari bahagia loe ini..mungkin doa-doa yang gue sampaikan,semoga itu lebih bernilai dari sebuah kado..”hehe (bilang aja bokek binti kere…:P ) sekali lagi,selamat menempuh hidup baru ya dotz,semoga langgeng sampai kakek nenek yaa..#ehh?
Bagi yang ngirim sumbangan makanan,kado,kue,dan ucapan selamat ulang tahun bisa mampir kesini..kalau lagi kere,cukup krim upil aja yaa..hihi peace dotzz \/..:Dkalau yang mau kenal lebih dekat lagi dengan edotz silahkan mampir disini..biar tau sisi teraneh dari seorang edotz..tapi kalau ada yg mau minta jadi pacar,maaf gak bisa yaa..edot udah ada yg punya..hehe
Note:maaf yaa..kali ini saya pke kata "Gue" mungkin agak aneh yaa..klo kurang suka,bilang aja yaa..:D
nyoba sesuatu yang baru..(buat anak kok coba2..#eeh?)

35 komentar:

  1. Wah, artinya pembaca tulisan ini lebih tahu dari mamanya ya... soalnya cerita ke pembaca tapi nggak cerita ke mamanya soal MTK itu... :D
    Salam Kenal! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..yaa begitulah..:D

      salam knal jga yaa..

      Hapus
  2. Aku seneng sama kalimat yang ini "Sebelum mencapai sesuatu yang kita inginkan,kita harus melewati proses bukan dengan cara instans"..
    tapi terkadang banyak orang yang tidak melihat proses.. Mereka kebanyakan hanya melihat hasil..
    Jengkel banget sama orang-orang yang kayak gitu..

    BalasHapus
  3. Sekian lama gue menunggu ..
    Hasilnya sepanjang ini? Gak sia2 deh jadinya .. Hehe

    Udh jd ciri khas blog elo klo ngepost pasti panjang2 :D
    ƗƗaƗƗaƗƗa "̮ ƗƗaƗƗaƗƗa "̮

    Iyak, harusnya lo minta duit sewa baca sama mbak2 dalem angkot, pipis aja bayar .. Apalagi baca buku orang..

    Yang jelas, postingannya gaul..
    Antara buku gue dan realita hidup lo, kita sama2 enggak cakep...uhuk

    Thanks banget yah, udh ngepost ini pas di hari ultah gue..
    So sweet banget ..
    Lo emang temen yang baik,
    Thanks udah support karya gue .. Sampe nge-review segala..
    Semoga rejekinya makin lancar dan thanks banget gak PHP-in gue ..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah mbak Youra kan emang suka yang panjang-panjang bang Hahhaha
      setuju sama pendapat lo juga bang, harusnya mbak Youra minta duit sewa baca sama mbak2 dalem angkot, pipis aja bayar lho, udah bayar mesti pegang sendiri lagi hadeehhh

      oy, halaman 13 tu keren kata-katanya, itu kata-kata siapa ya bang?

      Hapus
    2. @edotzz:wah..ternyata kmu tunggu ya dotz.maafkn daku yg tlah mmbuat mu lma mnunggu..hehe
      ternyata,pnantian kamu gak sia2 kok..hihi

      yoii..sama dotzz..dlm kbaikan kita kn hrus sling mnlong,bkn sling mnodong..hehe

      @rico :haha..trus gmm rico??matanya suka kabur ya klo baca yg pnjang2??aah..gk enk mnta duit sewa baca buku..mghbur org kn gak hrus diukur dri mteri,mlhat dia tersyum aja,saya ikut snang..hehe #Sokbijak

      Hapus
  4. brarti kalo gue mau baca buku cancut marut jangan di tempat umum yaaak, ntar bisa" dikirain orang gila ngakak" gak jelas ..hha

    gue paling suka kata" yang ini “Gak harus ganteng,gak harus keren,gak harus cool buat bisa jadi guru gaul. Guru yang disukai sama anak-anak.Yang paling penting menurut gue adalah bagaimana kita bisa menempatkan diri sebagai “teman”yang baik buat mereka.”

    ngena bangett dehh, kan gue juga calon guru hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha..yups betul bgtzz :D

      wah..cagur jg yaa?smga bsa mncrdaskan bngsa yaa..:D

      Hapus
  5. hidup para guru.. #OOT yak.. xixixixi...

    BalasHapus
  6. ah gua makin ngiri kak :))
    itu masih mending dipinjem trus dibalikin, nah gua bukunya dicuri gitu aja .
    alhasil gua harus beli lagi ~,~

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah..heni jgn ngiri2 trus donk,,gak baik tau..

      wah kok bisa hen??mari kita cari malingnya sama2.,.bsok2 ne klo bli buku,bukunya dikasih rntai aja,biar gak ilang..

      Hapus
  7. setidaknya gue sedikit tau isi dari bukunya edot, dari baca ini drtail bgt :)karna gua sendiri blum punya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. aduh...piyee to yog??
      ayoo belii..ntr kburu hbis..atau mnta aja ama edotz..haha

      Hapus
  8. reviewnya keren mbak, sadis abis geolnya, hehehe #gaul

    BalasHapus
    Balasan
    1. assik..siapa dulu yg ngereview..#lhaa??mndadakNarsis

      Hapus
  9. buku kak edotz ya, iya emang ane aja di gramedia tertawa mulu baca tuh buku hahaha
    tapi sayang nya kebutuhan dompet ane lagi ada keperluan yang lain...
    jadi belum bisa beli *mahasiswa pengangguran*

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya udah..nabung dlu..
      atw pnjam ama temannya..atau bsa jga mnta beliin ama edotzz..haha

      Hapus
  10. pantas sedikit berbeda, dari awal tulisan sampai ujung pakai "gue" , nggak seperti biasanya..haha..ternyata memang pengen nyoba sesuatu yg baru. good good kak yura :d

    Makin banyak ni yg ngereview buku cancut marut, dan ini yg paling panjang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha..trnyata fian perhtian yaa..
      tengkyu..tengkyu..so good is very good..#Eh??

      iyaa,ya?ini yg pling pnjang ya??hehe
      Biar edotz mkin eksis aja..

      Hapus
  11. membaca review buku yang bercampur dengan kisah petualangan ala Indiana Jones yang panjangnya cukup menghabiskan bahan bakar...akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa ini buku mengandung zat adiktif yang bisa membuat orang penasaran dengan isi bukunya,...
    selamat berkontes. semoga sukses ya,
    salam hangat dari Makassar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha..wah..gawat jga tu mas..jgn lpa isi Bensinya,biar makin kuat lgi..
      ini gak kut kontes kok mas..cma pngen review aja..:D

      salam hangat dari PDG :)

      Hapus
    2. bensinnya sudah nambah..keliling-keliling menyapa sahabat..siapa tahu ada yang update...kan jadi lebih asyik :-)

      Hapus
  12. wah elu juga beli bukunya edo ya you waw banget dah hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..alhamdulillah udah..:)
      mau minjam yaa??jmput aja ksni..hehe

      Hapus
  13. Buku nya cukup ngebuat bebek penasaran, sama penasarannya ketika ngebaca postingan ini, dalam hati bebek "kapan ya ending nya?"..... Wkwkwkwk
    tapi ini udah ciri khasnya neng yourha..

    Ngomong2, Bebek jadi pingin ngebaca bukunya...pinjemin dong..
    #Bebektakpunyamodal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha..aduh..maaf deh bek,klo saya suka nulis kepanjangan..klo isi kepala gak dikluarin smuanya,rasanya gmn gtu..
      smga gak bosan2 yaa..

      boleh..k PDG aja klo mau minjam..

      Hapus
  14. mending jangan pake angkot kalo terburu2, pake sepeda saja. gowes2, bisa nyelip, lebih cepet nyampe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak ada sepeda..beliin donk..
      hehe

      Hapus
  15. Youra biasanya kamu reply semua komentar, sekarang kok indak ado...ba'a ko diak?
    Saya berkunjung aja deh....secara lokasi kita dekat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..iyoo maaf udaa..
      ko alah di reply sadonyoo..:)
      biasa kouta mdem hbis,jdi gak bsa ngeblog..

      Hapus
  16. gw malah bingung, emang toko kancut, jualin buku beginian juga ya ??? #mikirlama

    BalasHapus
  17. wow wow, kama nih yang punya blog.
    Lama kali gak apdet......

    Malala lah ke tempat den...

    BalasHapus
  18. Permisiii nih award buat kamu cek yaaa http://muthie-muthie.blogspot.com/2013/03/award-lagi.html :D

    BalasHapus

Buruaan komentar..selagi gratis..:D