Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

Minggu, Desember 22, 2013

Lain Gunung, Lain Ceritanya

Setiap gunung yang didaki, plus bikin badan banyak daki, selalu ada saja cerita yang berbeda yang bikin saya ketawa-ketiwi sendiri. Idih..Yura gila ya, sekarang??

Saya mulai tertarik dan diajarkan plus diracuni mendaki gunung, sekitar tahun 2009. Itu karena dekat ama teman yang anggota Mapala di kampus saya. Kalau saat itu saya dekat dan mainnya ama Nikita Willy, bisa jadi saya sekarang sudah aktris kejar tayang dalam sinetron sandal jepit yang tertukar. Kalau saja saya dekat ama annisa chibi, bisa jadi sekarang saya sudah jadi member AKB48 *eh?* (Yura mulai ngawur..Yura mulai ngawur..)
Namanya juga jalan-jalan ke gunung, jadi banyak hal tak terduga yang bisa terjadi diluar kendali kita.

Waktu pendakian pertama, saya dengan teman-teman yang lainnya mencoba mendaki gunung Marapi. Hal yang tak terlupakan buat saya, ketika saya dan Mia berdua dalam satu sleeping bag. Saat itu, teman saya Hendra, lupa membawa sleeping bag, dan kita takut hendra kedinginan dan bisa-bisa ia kena hipotermia. Saat itu lah kepedulian kita teruji. Apa kita tega melihat teman seperjuangan dan teman sama-sama mendaki dari bawah, merasa kedinginan. Berhubung, badan saya kerempeng kayak tangkai sapu, dan Mia badannya imut kayak marmut (piss mia \/). Jadi, kita memutuskan untuk satu berdua dalam sleeping bag. Ternyata perjuangan masuk ke dalam sleeping bag bener-bener ruaarrr biasaaa. Walaupun badan kita sama-sama imut, tetapi tak semudah itu untuk menutup resleting. Jika sobat pernah berusaha menutup reseleting tas yang isinya sudah sangat padat sekali, seperti itulah perjuangan Hendra untuk menutup resleting sleeping bag kita. Karena saking romantisnya saya dengan Mia ( romantis apa kesempitan tu jeng?), ujung-ujungnya kita kepanasan kayak jagung rebus. Kepanasan cyiinn...AC mana AC..

Kita tinggalin cerita diatas, lain lagi ceritanya waktu saya mendaki Gunung Singgalang. Penasaran ya? Sama, saya juga penasaran. Saya harus mencoba minum air putih yang dicampur dengan minyak kayu putih. Kebayang gak gimana rasanya?? Kalau penasaran coba aja..hehe. Saat itu, Bang Anto tengah malam sakit mual-mual plus muntah-muntah. Padahal ia kelihatan baik-baik saja dari awal dan semangat kali pas nanjak. Bukan kayak saya, yang keseringan kecapekan. Kebetulan, cewek yang ikut hanya ada saya dan Kak Yandhi, jadi kita harus rela bangun tengah malam untuk memasak air panas. Ngeliat Bang Anto mirip bumil yang terus mual-mual, saya sudah rela kalau gagal ke puncak untuk besok paginya. Hikss. Tapi, saya masih berharap bisa muncak besok pagi.hehe. 

Daripada mual-mual terus, Kak Yandhi menyarankan mencoba minum air yang dicampur sama minyak kayu putih. Apaa??. Berdasarkan pengalaman Kak Yandhi, ini pernah dilakukannya dan tidak ada efek samping. Kita pun berusaha membujuk Bang Anto untuk minum air ramuan ala Kak Yandhi. Bang Anto menolak. Kita kan takut Bang anto kenapa-kenapa, di atas gunung ini gak ada klinik bersalin ( emang ente mau ngapain, Yura??). Untuk meyakinkan Bang Anto, terpaksa kita bergilir mencoba meminum air kayu putih. Ondeh mandeh. Jauh-jauh ke gunung hanya untuk minum seteguk air berasa minyak kayu putih. Sedikit lebih baik, sih, daripada minum air sambil terbayang wajah mantan. Nah lho?? ( Mantan majikan, ya, Yura?)

Setelah, kita berdua meminum air tersebut dan tidak kejang-kejang, baru lah Bang Anto mau meminum air tersebut. Oalaah..buat anak kok coba-coba. Keesokan paginya, Bang Anto sudah oke lagi, akhrinya kita bisa muncak juga..Horraiii...
(Yang mau coba ramuan ini, silahkan, harus dibawah bimbingan orang tua, ya..)

Marapi udah, singgalang juga udah. Lain lagi cerita waktu ke Gunung Kerinci. Padahal tenda ada 3 buah dan sudah dibagi-bagi tiap tenda 3 orang. Karena badainya yang super dahsyat. Kita langsung menyerbu tenda Bang Jamie. Tenda yang isi maksimalnya 5 orang, dimuat-muatin jadi 6 orang. Kalau orangnya mirip kurcaci bisa muat kurcaci sekampung.

Dalam tenda berasa mirip ikan sarden. Bergerak aja susah, apalagi salto dan guling-guling. (Helloo..kalau mau guling pindah aja ke lapangan bola Neng!!).
Ya begitu lah kalau naik gunung, ada-ada saja hal yang membuat perjalanan makin berkesan dan tak terlupakan.Tsaah.

Kalau begitu, nanjak kemana lagi kita ne?? ;)


Kamis, September 26, 2013

#CeritaBadai " Pulang"


Karena kecepek’an tiada tara membabi buta, ketemu sama kasur empuk dan selimut tebal itu, sesuatu banget. Rasanya, menemukan segelas air di Padang Pasir..#Tsaah. Maunya gak mau pisah, pengen nempel terus kayak perangko. Tapi, kalau kelamaan tidur capek juga.. *Jadi sebenarnya ente maunya apa,Yura??*.

Saat bangun dari tidur, kontraksi dikaki mulai terasa. Luar biasa sakit, pokoknya komplikasi nyeri, pegel, dkk..Rasa yang selalu dirasakan kalau habis turun gunung.Kadang kala, rasa itu akan dirindukan kalau sudah lama gak naik gunung. Pegel-pegel seneng gitu deh..hehe.
Setelah melakukan rutinitas pagi, hal yang pertama dilakukan adalah ngaca #KacaManaKaca. Bukan karena saya sok kecakepan, bukan itu. Tapi, ngaca untuk melihat seberapa tingkat eksotis kulit saya *hitam aja dibilang eksotis,:p *.

Pagi ini terasa berbeda sekali, lebih adem ayem. Suara pepohonan yang berisik ditiup badai tidak ada lagi. Sepertinya, badai sudah berlalu. Tapi, kenapa badai berlalunya saat kita sudah di bawah..#TanyaKenapa. Oh..ini tidak adil..sungguh..masak O’ong, sih..#GarukDinding.

Karena, sudah beberapa hari badan tidak disirami dengan air, badan saya menjadi layu dan kering kerontang *itu badan apa bunga,buk?*.Mau gak mau, dan emang harus mau untuk segera mandi. Gak mandi aja sudah dingin, apalagi mandi.Tidaakkk..saya mendadak galau memilih mandi apa gak. Mandi gak mandi, wujud saya begitu-begitu aje, gak ada berubah.

Daripada menimbulkan polusi udara dan bisa mengakibatkan bulu hidung rontok, saya pun memilih mandi. Baru nyentuh air sedikit saja, dinginnya berasa banget. Jadi, sebelum mengguyurkan air ke badan, saya main air dulu di kamar mandi, nyuci muka, nyiram tangan dan nyiram kaki *Nyiram badan sama rambutnya kapan,Yura?*. Setelah beradapatasi dengan air berasa es, dengan gaya mandi secepat kilat, akhirnya saya mandi juga. Alhamdulillah, ya..udah wangi lagi. Yang brondong mari merapat, kakak udah wangi ne..#lha?? #Siap-siap dilempar mercon ama Brondong.

Kamis, September 12, 2013

#Cerita Badai "Turun Gunung.."

Yee..akhirnya bulan ini gue nulis juga..tulisan pertama di bulan September gak pake ember..#lha??.

Berhubung ditagih terus sama fans-fans saya mulai dari dunia nyata sampai dunia maya. Daripada blog ini dianggurin ntar dipatok ayam tetangga,alangkah baiknya saya lanjutin “cerita badai” nya,daripada penasaran tingkat eyang bubur..
Biar cerita badainya nyambung,silahkan baca cerita sebelumnya. Kalau gak mau,gak apa-apa,tak ada keterpaksaan antara kita..#tsaah.

Langkah kaki semakin mendekat ke tenda,suara itu meminta saya untuk membuka tenda dan meminta makanan untuk bekal muncak..siapakah dia??. Ternyata,dia adalah Bg Ahmad. Badai terus bertiup saat itu yang bener-bener mengurungkan niat untuk muncak..huhuhu..#PelukKakAan.
Bg Ahmad dan Sergey mencoba untuk muncak dan beberapa rombongan tetangga tenda sebelah. Walaupun badai terus menerpa. Kita kembali melanjutkan tidur nyenyak..Zzzz..

Sekitar pukul 08:00 pagi waktu jam tangan Bg Jam (??),Sergey dan Bg Ahmad sudah kembali masuk tenda..Ternyata,mereka semua gagal muncak. Mereka memilih untuk turun karena diatas angin terasa lebih kencang. Karena,semakin keatas vegetasi semakin berkurang. Memilih untuk kembali ke tenda mungkin itu adalah pilihan terbaik saat itu. Alam itu bukan untuk dilawan dan  membuktikan kepada semua orang kalau kita hebat dan gagah perkasa..No..No..menurut saya itu tak ada gunanya. Setidaknya,segala tanda-tanda yang terjadi di alam untuk kita pelajari,bahwa  kita bukan apa-apa dibandingkan kekuasaan dan ciptaannya yang ada di Bumi ini. Kalau saya berdiri di atas puncak Gunung,saya berasa jadi butiran debu. 

Betapa kecilnya diri ini. Jadi,tak ada alasan tuk menyombongkan diri di atas bumi ini,kalau mau menyombongkan diri pindah aja  ke planet lain..*lha??kok saya jadi sokbijak dan sewot begini yaa??* #Toyor2MukaSendiri.

Sabtu, Juli 27, 2013

#CeritaBadai "Menuju.."

Yang puasa suaranya mana..??bagi yang belum gosok gigi gak usah bersuara dulu ya..gosok gigi dulu sana..!!

Sebelumnya,saya mau ngucapin selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan,semoga diberi kekuatan,kesabaran menjalankannya dan diberkahi olehNya.Aamiin..
yang penting tetap semangat beraktivitas ya sob..!! semangat tidur misalnya..#eh??


Kayaknya Sudah pada gak sabaran pengen tau kelanjutan cerita badai,ya kan?? Enggak tuh..!!
Ya udah..saya gak jadi lanjutin ceritanya..-________- #Ngambek : Mode on
Daripada ngambek nanti bisa berubah jadi mbekk..mbek…mendingan lanjutin aja ceritanya deh. Ntar ada yang makin penasaran lagi..:D

Senin, Juli 08, 2013

#CeritaBadai "Sebuah Keputusan"

Setelah cacing-cacing Bg Ahmad berkontraksi di dalam perut akibat Nasi Goreng Pepaya dan Alhamdulillah tidak berdampak yang lebih parah kepada kondisi kesehatan Bg Ahmad. Kita harus tetap pada tujuan semula untuk menginjakkan kaki di Gunung Kerinci. Kerinci I am kambing coming..

 Sebelumnya,saya akan memperkenalkan Pasukan Badai Santai Kayak di Pantai.

1.Bang Jamie, ini kepala suku kita yang ngaku kampungnya dari Zimbabwe dan orang yang berada di garis depan. Komando kepada ia kita serahkan. Jika ada pasukan negara api menyerang,Bg Jamie yang akan segera menghadang didepan dan siap menerkam..#lha??. Pengalaman Bg Jamie masalah dunia petualangan komplit deh,yg penting siapin aja telinga buat dengar ceritanya. Pendakian bareng kita kali ini,pendakian yang sudah masuk angka belasan untuk gunung kerinci saja.kayaknya Dari Bg jamie mulai merangkak dah mulai mendaki deh..!! keren kan?? :D

2. Bang Ahmad,walaupun cuma kenal beberapa hari. Kalau dilihat dari foto2 dan dengar ceritanya,pengalaman pendakiannya komplit juga. Rinjani,Semeru,Slamet dll..komplit deh. Dan bela-belain dari pekalong untuk datang ke sini.

3. Sergey,Bule asal Rusia. Yang diberi gelar jadi chef ekstrim,hobi bereksperimen mencampurkan bahan masakan.

4. Randa, cowok yang sadar banget kalau dia sudah tua. Padahal kita sebaya,kayaknya dia terobsesi jadi orang tua deh. Padahal iklan sudah bilang “jadi orang tua itu menyenangkan,tapi susah menjalaninya” #lha??.orang Yang suka ngakak gak jelas kayak patrick. Dan hobi solo backpacking.

5. Kak Yandi,gadis yang berasal Banyuwangi dan harus terdampar ke Padang untuk mengumpulkan sekarung berlian bekal jadi ibu rumah tangga. Setelah menggantung carrier sekitar 7 tahun,akhirnya jiwa mudanya bergelora kembali untuk kembali mendaki yang bikin badan banyak daki.

6. Kak Sari, ibuk guru yang semngat 45. Berusaha memanfaatkan waktu libur dengan sebaik2nya,gak mau ketinggalan untuk liburan padahal belum masuk waktu libur.

7. Kak Aan, walaupun badan imut dan kulit cling kayak laura basuki tetapi gak takut keling. Yang suka dunia travelling dan hiking. Kecil-kecil cabe rawit gitu lho. Kalau jalan bareng kak aan..dijamin deh,ada aja yang bkin ketawa.walaupun malu-maluin.haha

8. Karina..saya tak banyak tau tentang ia. Yang saya tau,Ia seorang perempuan yang memutuskan untuk keliling Indonesia dan menikmati alam Indonesia.

9. Terakhir,Saya. Anak yang sering dibilang cewek aneh oleh teman2nya. Dan anak yang sudah keling dari lahir. Nasip..nasip..*heii..nasip itu pake "B" Yura..bukan "P"*. Dari kecil suka main kotoran2.kata Mama,kotor itu baik. Yang masih bercita-cita menjadi  artis cilik yang  gak sadar umur.

 Udah pada kenal semua kan??

Pasukan Badai (gak komplit) :)


Minggu, Juli 07, 2013

#CeritaBadai "Nasgor Pepaya"

Ketemu lagi dengan Yura disini..dimana ente Yura??#CelingakCelinguk
woiiii..ane disini #KeluarinKepalaDariDalamTongSampah 
weww..(?????). 
Maafin dakuw ya qaqa..menghilang dari dunia perblog-an karena satu dan banyak lain hal..AAAALAAAAAAAAAAAAAAAAASAAAAAAAAAAAAAANNNN…
 Kembali ke cerita Badai…

 17 juni 2013
Sekitar pukul 05:30 WIB,kita sampai di kota Sungai Penuh. Berhubung sungainya sudah penuh,jadi saya gak boleh numpang mandi #GagalPaham. Eh,tapi beneran kok nama kotanya Sungai Penuh.
Setiba di Sungai Penuh,kita akan diturunkan lewat jendela mobil di kontrakan Bg Jamie dan kita semua gak tau dimana tempatnya. Dengan panduan Bg Jamie lewat Hp,kita mendarat dengan selamat. Sampai-sampai Bg Jamie harus melambaikan tangan dengan rambut tergerai kayak iklan shampoo ketombe..hehe

Rabu, Juni 26, 2013

#CeritaBadai "Serangan Badai"


 16 juni 2013
Hari itu,kali keduanya saya akan menginjakkan kaki di “ sekepal tanah surga yang tercampakkan ke bumi” begitu Alm.Ghazali Burhan menyebut Kerinci . Penyair legendaris se angkatan Chairil Anwar asal Kerinci. Melihat keelokkan alamnya,pantaslah Kerinci disebut demikian. wooww #salto dari shelter 2
Rasanya,saya  bermimpi,kembali ke tempat yang membuat saya jatuh hati sambil guling-guling ama trenggiling sambil nungging dikejar anjing *edisi lebay*.
Lagi-lagi dan lagi saya berangkat bareng Kak Yandhi,Kak Sari dan Kak Aan.Maklumlah,kemana-mana kita satu paket. Walau kadang saya suka menghilang ditelan buaya.Tapi tak mengapa,yang penting  kita bisa selalu bersama disaat yang tepat..tsaah..tsaah..basah..#lha?
upss tunggu dulu,paket kita kale ini dapat bonusnya,ada  teman Bg Jamie yang jauh-jauh datang dari pulau jawa untuk menginjakkan kaki dan menghirup udara ditempat yang sama. Yang penting,dia tidak mengalahkan kecantikan kita..*kita..??lu gak ya Yura..-_____- *

Minggu, April 21, 2013

Xplore Pesisir Selatan @Pantai Carocok @Pulau Cingkuak @Puncak Langkisau


Makan udah,minum udah,mandi udah,kayaknya sayangin gue aja yang belum ne..eeh?? *Abaikan*. Kembali ke tanktop..

Oke,daripada gue gak jelas dan semakin gak jelas dan keliatan semakin gak waras. Lebih baik gue lanjutin cerita tentang jalan-jalan gue di  Kabupaten Pesisir selatan. Yang belum tau kisahnya,bisa ubek-ubek ini dan ini.

Setelah puas main air sampai basah kuyup,kita langsung meluncur pake perahu kertas menuju Pantai Carocok. Karena,sehabis maghrib kita akan langsung menyebrang ke Pulau Cingkuak untuk ngungsi semalam di sana. Sebelum nyebrang ke pulau cingkuak, daripada bengong kayak kambing ompong. Kita bermain di pantai sambil menikmati matahari sembunyi,bahasa kampung gue di Eropa sana, disebut sunset.

Pulau Cingkuak diliat dri Pantai Carocok

Pantai Carocok

Selasa, April 16, 2013

Xplore Pesisir Selatan @Air Terjun Timbulun



Nah,beberapa abad yang lalu,saya udah ceritain tentang jembatan akar yang terbuat dari akar..kalau jembatannya terbuat dari besi,namanya jembatan besi,kalau jembatannya terbuat dari kayu,namanya jembatan kayu..pada bisa bedainnya kan??pasti bisa donk..secara jenius dan pintar-pintar semua..hehe

dan kale ini,saya mau bercerita tempat wisata lainnya. Pasti pada nungguin yaa..aduh,gak capek apa nungguin??ntar lumutan lo…hehe



Setelah mendatangi dan menginjakkan tangan kaki di atas jembatan akar. Kita melanjutkan perjalanan menuju air terjun timbulun yang mempunyai tujuh tingkat. Keren kan??. Tetapi,kita hanya bisa mencapai tingkat tiga.

Air terjun ini berhulu di Taman Nasional Kerinci Seblat dan bermuara di Samudera Indonesia.Jarak air terjun ini dari kota Painan sekitar 3 Km dan 77 Km dari Kota Padang.  Letaknya di Kampung Painan Timur,Nagari Painan,Kecamatan IV Jurai.

Setelah mendaki gunung lewat di lembah,akhirnya kita sampai juga. Ketika baru turun dari elang mobil,langsung terlihat gerbang air terjun timbulun.

Sabtu, Januari 26, 2013

Visit Kerinci edisi Special Danau Kaco


Haii..boys and girls..apa kabarnya?? Semoga makin kece,cetar membahana,badai,ulala yaa.. (aduh..kok jdi mndadak Syahrini gini yaa??)



Oke,postingan kale ini masih bercerita tentang perjalanan ke kerinci beberapa minggu yang lalu. Pasti pada penasaran nungguinnya ,ya kan?? *PD amat ente ya,Yura*
Setelah dari Danau Gunung Tujuh,kita melanjutkan perjalanan  kembali mengunjungi destinasi yang gak kalah kerennya..#tsaah. Ini Ciyus lo..



26 Desember 2012

Pagi-pagi sekali kita sudah bangun. Karena,kita akan mengunjungi danau kaco (danau kaca),dan malam harinya kita mau pulang ke kota Padang tercinta. Jadi,harus cepat bergerak biar gak ketinggalan mobil. Danau kaco yang berada di Desa Lempur,  Kecamatan Gunung Raya, Kab. Kerinci. kurang lebih sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan dari kota Sungai Penuh . Perjalanan ke danau Kaco kali ini lebih rame,Kak Sandra, Bg Simon, Bg Dayat Dan Bg Bento ikut serta. Senangnya..rame euy..

Sekitar pukul 7 pagi,kita mulai bergerak dari rumah Kak Sandra. Sebelumnya kita mampir dulu di Rumah Makan  membeli makanan untuk makan siang. Dan sarapan bersama..


Setelah perut Kenyang dan mata mengantuk kita kembali melanjutkan perjalanan.  Kita menyusuri jalan kearah selatan kota sungai penuh.  sepanjangan perjalanan pemandangan yang disuguhkan gak kalah kerennya. Bawaanya melek terus..celingak-celinguk kiri dan kanan,mana tau ada liat brondong keren..haha #Parah.



Kamis, Januari 17, 2013

Visit Kerinci (Danau Gunung Tujuh) Part 3


Yang belum baca cerita sebelumnya,silahkan ubek-ubek part 1 dan part 2..

Setelah istirahat dan mengumpulkan tenaga dengan sebatang rokok..eh itu khusus buat bg Jamie yaa..kita yang cewek2 gak ngerokok kok. Kita kembali melanjutkan perjalanan. Kak Aan berada diurutan pertama dan saya dibelakangnya. Kebetulan juga,carrier kak Aan berat jadi pengen cepat2 sampai. Mendaki dan menurun itu hampir sama saja. Saat menurun kita butuh kekuatan kaki yang kuat agar seimbang menahan berat badan sekaligus beban,takutnya kita bisa meluncur dengan indah ke bawah. Lagipula saat itu jalan licin. Penurunan bener2 deh. Ketika menurun,saya dan Kak Aan kepikiran bagaimana jalan pulang besok.Karena,kita tetap melewati jalur yang sama. Aah..yang penting sampai dulu,pulangnya nanti dipikirkan. Mana tau  kita pulang dijemput ama helicopter atau pinjam pintu ajaib doraemon #Ngimpi.

Sekitar pukul 19:30 Wib,kita sampai juga di pinggir danau setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan,terutama bagi Bg Jamie dan Velyz,secara mereka baru turun dari Gunung Kerinci,kemudian dilanjutkan ke  Danau Gunung Tujuh. Woow..

Saat itu,sudah ada beberapa tenda dipinggiran danau. Tak lama kemudian,kita mendirikan 2 buah tenda. Setelah semua beres,kita langsung memasak beras (nasi kan udah masak,jdi gak prlu dimasak lgi..).

Lagi-lagi ada saja kejadian yang bkin nyesek. Tau gak??lagi asyik2 masak didepan tenda,ternyata datang seonggok..eeh seorang pria yang manggil dengan sebutan “abang”helloo..saya itu perempuan tulen,jangan manggil abg donk!!ckck. Mungkin karena pencahayaan kurang, kebetulan juga lagi make jaket hitam dan jilbab abu2. Saya dengan manis mengiyakan apa yang dikatakannya,dan dia pun berlalu. Ternyata dia mahasiswa disalah satu kampus di Kota Jambi lagi pelantikkan anggota Mapala dikampusnya,jadi kalau agak sedikit ada kehebohan,harap dimaklumi.
Aaah..biarin deh. Gak perlu dipikirin.

Cuaca yang dingin membuat perut minta cepat2 diisi,setelah beras masak, waktunya makan malam bersama.sedapnya..

Setelah capek ngomong-ngemeng,akhirnya anggota tubuh demo minta diistirahatkan. Kita pun menggenakan peralatan tempur masing2,jaket tebal,sarung tangan,kaus kaki,kupluk dan masuk kedalam sleeping bag masing2. Belum lengkap rasanya,kalau gak narsis sebelum tidur.paraah banget tingkat kenarsisannya yaa??hehe

Rabu, Januari 09, 2013

Visit Kerinci (Danau Gn.Tujuh) Part 2


Udah baca part 1 nya belum??baca dulu deh part 1 nya,takut gak nyambung ne ceritanya..jangan sampai ada dusta diantara kita #Eh??

oke..tanpa memperpanjang kata muqadimmah,langsung saja ke ceramah kita kale ini..(Heii..Yura jangan ngawur donk..!)#MndadakJadiUstazah
Postingan kemaren sampai mana ya?*Mikir Keras* 
lanjut aja deh..

Siang pun menjelang dan sudah waktunya makan siang. Di ruang tengah,Mama Kak Sandra sudah menghidangkan makanan siang tanpa sepengetahuan kita,tiba2 saja ditawarkan makan siang. Kan jadi gak enak,dari tadi kita cuma ngaso di ruang tamu,meregangkan otot dan urat syaraf yg tegang.

Berhubung rejeki gak boleh ditolak,kita pun menerima tawaran makan siang. Lagian,gak enak  juga menolak niat baik seseorang. Mama Kak Sandra sudah  menyiapkan dg susah payah,lagian tak tau kapan lagi ada kesempatan makan siang disana. Tak lupa, fatih makan bareng kita,Padahal kata Nenek Fatih, (Mama kak Sandra) ia sudah makan sebelumnya.Hmm..sepertinya ia sudah takluk dengan kita dan gak malu2 lagi (Apa seh Yura??). Memang seh,segala sesuatu butuh waktu. Contohnya waktu untuk dekat dg seseorang..Uyee..ulala..

Selesai ngasih makan buat anaconda dalam perut. Sebagai tamu yang tau sopan santun,baik hati,dan suka menabung,kita bersih-bersih ria. Berhubung logistik masih ada yang kurang,sebelum berangkat kita membeli dan sekalian memasak sambal. Kak Yandi,Kak Sari,Kak Aan,Kak Sandra,dan Bg Simond berbagi tugas membeli keperluan ke luar. Ada yg ke kedai dan ke Minimarket. Kalau saya?? Saya dirumah pemirsah..kebagian tugas masak,mungkin karena tampangnya mirip ama pantat kuali,jadi cocok lah buat didapur..-_- . Gak apa lah,tapi bisa PDKT ama Fatih..(Waspadalah fatih..tante Yura itu berbahaya lo..)

Setelah segala sesuatu perlengkapan terpenuhi. Sekitar pukul 4 sore,kita berempat diantar oleh kak Sandra dan Bg Simon untuk menunggu angkot ke Resort Gunung Tujuh, disekitaran Pasar Sungai Penuh. Saat itu,saya dibonceng sama kak Sandra dengan Vespa antiknya..suatu kehormatan bagi saya dibonceng sama vespanya. Ketika melihat vespa kak Sandra,saya langsung jatuh hati dengan vespanya (Maaf ya kak..ternyata Yra lebih naksir ama vespanya,bukan sma empunya..*Dijambak2Kak Sandra*). Ini ciyuss lo..akhir2 ini saya merindukan naik vespa,terakhir kali naik vespa kayaknya jaman2 SD lah,secara vespakan termasuk barang antik. Ternyata doa saya dikabulkan oleh Tuhan. Tapi kok dibonceng ama Kak Sandra,yaa..??Maunya kan ama “someone” hihi *peace Kakak Cantik*.

Oke..mari kita tinggalkan masalah vespa. oh iya,ada yg lupa ne,sebelum berangkat kita narsis bareng fatih dulu..keren kan?hehe




Saat penantian angkot kita ditemani hujan yang turun dari langit. Membuat suasana makin dingin aja. Disela2 penantian,kita bernarsis ria alias “Dugem” (Duduk gembel).Liat aja,ini buktinya..


Angkot yg lewat sudah berseliweran dari tadi,tapi angkot yang kita tunggu, yang sudah dipesan ama Bg Simon belum nongol juga. Jangan2 angkotnya nyasar kale,ya?? (Jangan Ngasal deh Yura). Kadang dalam hidup, kita harus sedikit bersabar untuk menunggu,menunggu sesuatu yang memang dipilihkan untuk kita,ketika banyak pilihan yang membuat kita berpaling #MndadakBijak *Abaikan*.

Penantian  kita berakhir sudah dan saya sudah gak jom..jom..jomblo lagi..(Jadi situ pacaran ama sopir angkot y,Yura?? #jlebb)Bukaan..maksudnya penantian menunggu angkot end. Carrier kita pun langsung dinaikkan keatas angkot dan ikat. Perjalanan dari Kota Sungai Penuh menuju Resort Gunung Tujuh kurang lebih 1,5 jam lebih kurang (Kalau berlebih,ambil saja kembaliannya buat kamu,yaa..).

Perjalanan menuju  Resort Gunung Tujuh menyuguhkan pemandangan yang menyejukkan mata. Kita melewati perkebunan teh yang dikelilingi perbukitan. Oh indahnya..

Tapi,angkotnya membuat saya tidak nyaman. Karena angkotnya sempit,saya gak bisa selonjoran.Aah..tapi bisa ditahan kok,yg penting hati saja yang dilapangkan. Saya selalu ingat perkataan enyak tercinta,”bagaimana pun keadaan, sesempit apapun itu,yang penting hati kita tetap lapang,InsyaAllah kamu bisa tetap bahagia dan bersyukur”#Eheem. Tapi,emang bener kok. Ketika saya melihat keluar kaca angkot,diluaran sana turun hujan dan orang2 pada kedinginan sambil berpayung2 ria dan bersarung2 ria. Tapi,saya didalam angkot  tidak terlalu merasakan hal yang sama,terbebas dari rasa itu,karena suasana dihangatkan oleh hadirnya kak Sari,Kak Yandhi dan Kak Aan yg cantik2..co cuiiitt…#MuntahBerjamaah(Jadi mereka sama kayak kompor yaa??).

Masih penasaran dengan cerita selanjutnya..??
Ngeteh dulu bentar  yaa…*Slurrrppp*

Jumat, Januari 04, 2013

Visit Kerinci (Danau Gn.Tujuh) Part 1


Dah hampir setahun ya,saya tak menulis dan mencoret2 blog ini,terakhir nulis tgl 5 des 2012. Sekarang udah 2013 (Kemana aja lu Yura??gk kemana2 kok,aku cuma singgah sbntar di emperan hati muh #eaa#MndadakGombal).

Sebenarnya,jika saya ingat si Blog,saya kasihan  dg blog ini, ia jdi gembel di dunia perblogkan,karena empunya sibuk ilir-mudik di dunia nyata,dan ia menjadi terlantar dan terabaikan. Menderita banget kan??
Alhamdulillah,si Blog mengerti dengan kesibukan binti sok sibuk saya di dunia nyata. Sebenarnya,saya begitu merindukan aktivitas negblog. Tapi apa daya,ada keterbatasan buat ngenet. Mau ngeblog pke Hp,keahlian Hp saya cuma bisa nyenter saat gelap -_-(Curcol ne,yee…:P)

kale ini..lagi dan lagi..saya mau cerita perjalanan baru2 ini (Suerr deh,baru bgtzz neh,masih hanget ne,cba aja pegang..:P),mungkin ini bisa disebut juga catatan perjalanan (Ayoo..pasti banyak yg sirik yaa..Yura kerjanya jalan2 mulu…yak ??#kPDan).

Oke..langsung saja yaa..pasti pada penasaran,ya kan??#NiruGayaSyahrini

Saya menyebut perjalanan super duper dadakan. Gimana tidak dadakannya,baru sehari mendarat di Kota Padang kota tercinta,setelah mengembara dan hidup bareng Suku Anak Dalam dan sekalian silaturahmi mengunjungi sanak keluarga (Kapan2 aja ane cerita yaa..,tulisan pada numpuk dan ngegantung semua,jdi diselesaikan satu2 aja dulu..hehe ^^).Tiba2,saya dikasih racun lagi (diajak plus dirayu2) sama kak Sari,Kak Yandhi,dan Kak Aan untuk “Visit Kerinci”. Dan pada akhirnya,saya memutuskan tuk ikut (mereka membuat hati ku luluh lantak). Mereka pun loncat dan salto dari atas jam gadang,saking senangnya. Secara kalau gak ada saya,gimana gitu. Ibarat makan sayur tanpa garam.Hambar cyiin.

 Pernah dengar nama kerinci gak?? Tau sama Gunung Kerinci yg biasa disebut dg “Atap Sumatera”??klo sudah tau,berarti pas belajar geografi gak ketiduran. Kalau gak tau,buruan aja buka peta,yaa..:). Intinya,kerinci itu tetanggaan ama Sumatera Barat,jarak tempuhnya sekitar ± 7 jam perjalanan darat. Dan Kerinci termasuk kedalam provinsi Jambi. Kalau pengen tau info lebih detail,Tanya sama mbah google..:P

Rabu, Desember 05, 2012

Catatan Perjalanan : Menyusuri Perut Bumi


Jadi,ceritanya begini…dengarin yaa…awas kalau ada yg ketiduran,tak jewer telinganya #sadis. Sebulan yg lalu,itu tgl berapa,ya??(liat  ja kalender sendiri,yaa..:) ) saya pergi bareng teman2 Padang Backpacker Community,menyusuri Goa not Gua..(lo gua end..weeww..).

Namanya goa air,yang terletak di Kenagarian Sisawah,Kecamatan Sumpur Kudus,Kabupaten Sijunjung. Daerah ini terkenal dg nama “Negeri Seribu Goa”.Disebut negeri seribu goa,karena banyak terdapat goa di sana,ada goa vertikal dan horizontal. Lama  perjalanan lebih kurang 5 jam dari kota Padang sampai desa terdekat,kalau lebih dari 5 jam itu namanya,nyasar..hahaha..Upss bukan nyasar,tapi kelewatan,ya gak??ya,kan??

Kami berangkat sekitar pukul 7 malam dari Padang. Yang ikut sebanyak 13 orang,dan ada 1 orang nyusul pake motor dari Payakumbuh. Kami  mengendarai elang 2 unit mobil menuju lokasi. Kami menikmati perjalanan (Kamii..loe aja kle,Yuraa..#jleb),rata2 ini ini pengalaman pertama kami menyusuri perut bumi,beberapa puluh tahun lalu saya pernah juga menyusuri perut,menyusuri perut Mama seh..hihi (Jangan GILAA donk Yuraa..).

Setelah menempuh perjalanan 2 jam lebih ,perut kami pada kelaparan,ada yang mulai kerocongan,ngerock,dangdutan,bahkan mungkin marawis. Kebetulan mobil saya (Sejak kapan ente punya mobil Yura?makan lontong aja sering nguntang ama buk kos..!!#jleb).

Rabu, Juni 13, 2012

Menuju Puncak Gn.Padang


Haii..teman2..apa kabar semuanya..?saya harap semua dalam keadaan sehat walafiat, alhamdulillah luar binasa biasa..hehe :D (Yra mulai gak jelas..maaf, ya..Mas Bro dan Mbak Bro..)

Hari ini, saya mau berbagi sedikit uang cerita tentang kegiatan hari minggu bulan lalu (27/05/2012). Hari ini, saya berpetualang ke Gunung Padang, bersama tiga orang cowok, yang kegantengannya hampir mirip dengan boyband korea..#hueek..hahaha. Mereka itu adalah SulungAndri dan Nanda (adek kos andri).Rencana berpetualang ini, sebenarnya sudah pernah direncanakan sebelumnya. Karena berbagai hal, Jadinya batal. Saat saya bisa, sulung yg gag bisa. Saat sulung bisa, saya yang bisa. Kalau andri, gimana?? Andri itu gag usah ditanya, dia selalu bisa. Kita berduakan Manusia2 super sibuk dan sok sibuk..hehe. Walaupun sempat batal, alhamdulillah akhirnya terlaksana juga berkat izin ALLAH SWT..#MamahDedeh:ModeOn

Pukul 07:00 WIB kita janjian bertemu di Pantai Padang dan kemudian baru melanjutkan perjalanan menuju Gn.Padang. Seperti biasa, saya duluan nyampe. Sepertinya, jam para kaum adam itu, jam karet deh atau batray jamnya sudah pada soak. Saya pun mencoba menikmati udara pagi nan segar dan nyanyian ombak..(sok sweet).





Rabu, Mei 16, 2012

Pesona Danau Maninjau

Tanggal 5 mei 2012 kemaren, saya berkesempatan berwisata ke Danau Maninjau. Sebenarnya tidak pantas disebut berwisata seh, soalnya dapat tugas  dari Big Mother alias Mama tercinta untuk nemanin adek saya witri, ikut tes masuk SMA Cendikia. Kebetulan SMA Cendikia yang dipelopori oleh Bpk. Bachtiar Chamsyah(Mantan Menteri Sosial RI) yg asli orang Maninjau, berada ditepi Danau Maninjau. Istilahnya, sambil menyelam pipis dicelana.hehe..Menurut saya sekolah didekat danau itu sesuatu bangetzzzz ditambah lagi dengan udara yang sejuk. Bayangin saja, bangun tidur langsung lihat danau. Kebetulan SMA ini mewajibkan siswanya tinggal di Asmara eeh..Asrama. Kalau boleh saya pengen tukaran sama adek sekolah disini, biar adek saya saja yang pusing mikirin skiripsi #ngarep.