Rabu, Juni 26, 2013

#CeritaBadai "Serangan Badai"


 16 juni 2013
Hari itu,kali keduanya saya akan menginjakkan kaki di “ sekepal tanah surga yang tercampakkan ke bumi” begitu Alm.Ghazali Burhan menyebut Kerinci . Penyair legendaris se angkatan Chairil Anwar asal Kerinci. Melihat keelokkan alamnya,pantaslah Kerinci disebut demikian. wooww #salto dari shelter 2
Rasanya,saya  bermimpi,kembali ke tempat yang membuat saya jatuh hati sambil guling-guling ama trenggiling sambil nungging dikejar anjing *edisi lebay*.
Lagi-lagi dan lagi saya berangkat bareng Kak Yandhi,Kak Sari dan Kak Aan.Maklumlah,kemana-mana kita satu paket. Walau kadang saya suka menghilang ditelan buaya.Tapi tak mengapa,yang penting  kita bisa selalu bersama disaat yang tepat..tsaah..tsaah..basah..#lha?
upss tunggu dulu,paket kita kale ini dapat bonusnya,ada  teman Bg Jamie yang jauh-jauh datang dari pulau jawa untuk menginjakkan kaki dan menghirup udara ditempat yang sama. Yang penting,dia tidak mengalahkan kecantikan kita..*kita..??lu gak ya Yura..-_____- *

Minggu, Juni 09, 2013

Ada Apa dengan Otakku

Sekarang hari minggu ya? Jadi,saya mandi cuma sekali alias mandi jamak..kata Mama hemat air. Teman-teman di Afrika sana pada kekurangan air,masak kita boros air. Entah sudah berapa bulan mereka gak mandi.  Jadi,gak ada salahnya saya mandi hari ini cuma sekali.Trus?? Ya udah gitu aja..#InfoPenting2013

Tau gak sih..

Enggakkkkkkkkkkkk…


hening…


Buang angin…

Tutup Kuping..#lha?

Rabu, Mei 15, 2013

Angkot Gaul gitu lhoo...

Tau gak sih…tempe gak sih..ternyata ternyata bukan orang aja yang bisa gaul. Angkot bisa gaul juga lhoo…pasti gak percaya? Boleh percaya dan boleh gak. Tapi baca dulu info terbaru dan terhangat dari saya,setelah baca kudu harus percaya,asal jangan sampai ganti kepercayaan aja..#eeh??

Oke,daripada penasaran,trus mati penasaran. Akan saya uraikan seterang benderang lampu polip. Disimak disemak-semak yaa...

Sabtu, Mei 11, 2013

Mengintip Giethoorn,Desa Terapung di Belanda


Jika menyebutkan tulip dan kincir angin,semua akan tertuju kepada Negara yang sebagian tanahnya berada di bawah permukaan laut. Karena Tulip dan Kincir Angin adalah icon terkenal dari Belanda. Sebuah negara yang dipimpin oleh seorang Ratu.

Namun,ada satu yang unik yang kurang terkenal dibandingkan Tulip dan Kincir Angin,yaitu desa terapung Giethoorn. Jika di Indonesia ada pasar terapung, di Belanda ada desa terapung yang dijuluki “Venesia dari utara”. Desa ini didirikan dan dikembangkan pada tahun 1230 M. Memiliki panjang kanal utama 7,5 Km dengan kedalaman 1 Meter. Sumber air yang mengelilingi dan mengenangi desa ini berasal dari banjir besar  St.Elizabet pada tahun 1170 M. Rumah-rumah disini dipisahkan oleh air,ditambah lagi dengan bangunan tua dan antik yang membuat desa ini semakin unik dan menarik.





Desa wisata Giethoorn berlokasi di Provinsi Overijssel,yang memilik jarak tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan dari Kota Amsterdam. Giethoorn dikepung sungai yang menjalar ke berbagai penjuru dan perahu sebagai transportasi utama.Pada awal berdirinya, Giethoorn tidak ada jalur darat sama sekali. Namun,kini sudah dilengkapi jalur sepeda dan jembatan antar rumah.






Bagi penikmat kesegaran alam, desa terapung Giethoorn layak untuk dikunjungi karena terbebas dari kendaraan bermotor dan aman dari polusi.
Adanya desa terapung Giethoorn di Belanda,terlihat sekali Belanda sebuah Negara yang bersahabat dengan air. Dengan keterbatasan daratan untuk dihuni,penduduk Belanda bermukim di desa terapung.

Tidak jauh beda juga dengan negara kita Indonesia,yang sebagian wilayahnya adalah air. Tak ada salahnya negara kita memiliki desa terapung seperti Belanda. Ide dengan konsep terapung ini sudah diusulkan oleh salah seorang warga negara Indonesia,Bapak Zukri Saad  dan Ikatan Alumni ITB dengan gagasan perumahan terapung yang berlokasi di atas Danau Maninjau,Sumatera Barat. Hal ini diusulkan untuk memperkecil resiko kerugian dari bencana tanah longsor.Selain itu sebagai bentuk alternatif pemindahan 800 KK yang berada di pinggir danau akibat longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Jadi, alahkah baiknya,jika masyarakat tinggal ditempat yang aman agar dapat mengurangi kerugian akibat bencana.
Jika gagasan ini segera terlaksana,maka ini merupakan sebuah perumahan terapung pertama yang ada di atas danau yang tenang,bahkan pertama di Dunia.

Ide Perumahan Terapung Diatas Danau Maninjau



http://apayangunik.blogspot.com/2012/04/giethoorn-desa-terapung-di-belanda.html
http://travel.ghiboo.com/giethoorn-desa-terapung-nan-unik-di-belanda
http://www.facekom.info/2011/07/giethoorn-desa-terapung-di-belanda.html

Minggu, April 21, 2013

Xplore Pesisir Selatan @Pantai Carocok @Pulau Cingkuak @Puncak Langkisau


Makan udah,minum udah,mandi udah,kayaknya sayangin gue aja yang belum ne..eeh?? *Abaikan*. Kembali ke tanktop..

Oke,daripada gue gak jelas dan semakin gak jelas dan keliatan semakin gak waras. Lebih baik gue lanjutin cerita tentang jalan-jalan gue di  Kabupaten Pesisir selatan. Yang belum tau kisahnya,bisa ubek-ubek ini dan ini.

Setelah puas main air sampai basah kuyup,kita langsung meluncur pake perahu kertas menuju Pantai Carocok. Karena,sehabis maghrib kita akan langsung menyebrang ke Pulau Cingkuak untuk ngungsi semalam di sana. Sebelum nyebrang ke pulau cingkuak, daripada bengong kayak kambing ompong. Kita bermain di pantai sambil menikmati matahari sembunyi,bahasa kampung gue di Eropa sana, disebut sunset.

Pulau Cingkuak diliat dri Pantai Carocok

Pantai Carocok

Selasa, April 16, 2013

Xplore Pesisir Selatan @Air Terjun Timbulun



Nah,beberapa abad yang lalu,saya udah ceritain tentang jembatan akar yang terbuat dari akar..kalau jembatannya terbuat dari besi,namanya jembatan besi,kalau jembatannya terbuat dari kayu,namanya jembatan kayu..pada bisa bedainnya kan??pasti bisa donk..secara jenius dan pintar-pintar semua..hehe

dan kale ini,saya mau bercerita tempat wisata lainnya. Pasti pada nungguin yaa..aduh,gak capek apa nungguin??ntar lumutan lo…hehe



Setelah mendatangi dan menginjakkan tangan kaki di atas jembatan akar. Kita melanjutkan perjalanan menuju air terjun timbulun yang mempunyai tujuh tingkat. Keren kan??. Tetapi,kita hanya bisa mencapai tingkat tiga.

Air terjun ini berhulu di Taman Nasional Kerinci Seblat dan bermuara di Samudera Indonesia.Jarak air terjun ini dari kota Painan sekitar 3 Km dan 77 Km dari Kota Padang.  Letaknya di Kampung Painan Timur,Nagari Painan,Kecamatan IV Jurai.

Setelah mendaki gunung lewat di lembah,akhirnya kita sampai juga. Ketika baru turun dari elang mobil,langsung terlihat gerbang air terjun timbulun.

Senin, April 08, 2013

Xplore Pesisir Selatan @Jembatan Akar


Halooo haa..apakabar yang disana..semoga baik-baik saja ya..yang jomblo udah gak galau lagi..#Upss

Oke,kali ini, saya mau cerita tentang objek wisata yang ada di Sumatera Barat,tepatnya di Kabupaten Pesisir selatan.
Pertengahan bulan januari kemaren saya dan teman-teman dari Komunitas Backpakcker Padang,berlibur ke daerah Kab. Pesisir Selatan.
Tempat wisata yang pertama kita kunjungi adalah “Jembatan Akar”. Ya,jembatannya terbuat dari akar pohon. Orang2 jaman dulu kreatif juga ya??kepikiran menghubungkan dua desa dengan akar.

Berdasarkan keterangan yang dijelasin di website Kab.Pesisir Selatan,bahwa, Jembatan ini pertama kali dibuat oleh seorang tokoh masyarakat bernama Pakiah Sokan pada tahun 1916 dengan tujuan untuk menghubungkan dua desa yang terpisah oleh sungai. Kondisi jembatan ini semakin lama semakin kuat karena semakin besarnya akar pohon beringin yang membentuknya. Panjang jembatan ini 25 M dengan lebar 1,5 M.

Terletak di kampung Pulut-pulut kecamatang Bayang Utara. Objek wisata ini berjarak 24 KM dari Painan dan 65 KM dari Padang. Kalau dari kota Padang,menempuh perjalanan sekitar lebih kurang 2 jaman,asal kendaraanya gak mogok atau ada macet.hehe

Kondisi jembatan akar saat ini,masih cukup kuat,tapi yang berjalan diatasnya harus dibatasi. biar jembatannya tetap kuat dan terjaga.

Oke,kayaknya saya lagi malas merangkai bunga kata-kata ne,sepertinya cukup saya suguhkan foto-fotonya aja ya..biar gak hoax..:D
selamat menikmati yaa..









Koleksi Foto dari Grup Backpacker Padang Community
Taken By Mas Jangkung


Rabu, April 03, 2013

Sekilas tentang Bahasa Minang


Tak terasa ya..udah bulan baru aja ya..tapi dompet saya masih kosong juga ne,gak nambah-nambah,sama ama hati. Kosong.*Abaikan*

Oke,kale ini saya mau membahas sedikit tentang keunikan bahasa Minang. You know lah,yaa..saya itu asli orang Minang *aah..dah tau kok..* tapi masih belum jago bikin rendang..dikit-dikit bisa lah,bisa makannya gtu..hihi

Sebagian besar orang2 pada tau,kalau bahasa Minang itu tinggal ditambahin huruf “O” aja dibelakangnya..oh tidak semua juga kawan. Memang ada,tapi gak semua.
Misalnya..

Iyo = iya
Apo = Apa
Kudo=kuda
Lupo =lupa

Jika dikira bahasa minang semuanya dipake huruf “O’,gawat juga itu..jadi aneh donk bahasanya. Misalnya makan jadi makon,minum jadi minom. Makan dan  Minum tetap seperti itu gak ada yang perlu ditambahin,cukup tambahan aja gula biar saya tambah manis gtu..*lha??apa hubungannya coba??*

Nah,selain itu..bahasa minang itu hemat. Kata pepatah,hemat pangkal kaya..gak ada hubungannya kan?emang gak ada hubungan kok..hehe
Ada beberapa kata yang mencoba menyingkat kata dasarnya. Misalnya begini ne..

Dimana = Dima
Kemana = Kama
Berapa= Bara tampubolon

 kalau dicontohkan dalam kalimat..
“kama tadi malam?”
“uni..Bara harago rambutan sakilo??”
Pada ngerti kan? Pasti ngerti lah yaa..gak susah2 amat kok..hehe

Selanjutnya, kalau ada kata yang dibelakangnya ada berakhiran “Ing” maka dalam bahasa minang menjadi akhiran “Iang”.
Contohnya begini..

Kucing=Kuciang
Anjing=Anjiang
Kambing=kambiang
Pusing=Pusiang



tapi kalau V+ing dalam bahasa Inggris dirubah dalam bahasa minang,pasti lucu dan aneh banget ya..
misalnya..
Singing=Singiang
Swimming=Swimmiang
Jogging=Joggiang

Kalau make beginian,dijamin deh bule2 pusing 7 keliling..kalau ada yang mau praktekkin,monggo..hehe. Jangan sampai bulenya pusiang-pusiang tujuh kaliliang..

Nah masih ada satu lagi ne temans..jangan beranjak dulu dari layar kaca anda..
Ini tentang  kosakata bahasa Minang yang jika digunakan ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah lain,artinya akan berbeda..
Misalnya..
Capek (Minang) artinya “cepat” berubah artinya menjadi lelah (Indo).
Galak (Minang) artinya “ketawa” berubah artinya menjadi pemarah (indo) dan beda lagi kalau jika digunakan di daerah Jambi dan Bengkulu. Galak itu menjadi “Mau..”. Saya tau artinya ini waktu masih SD,ketika ada anak baru pindahan dari Bengkulu,trus dia tawaran makanan. Sepertinya dia lupa,kalau ini sudah di Padang. Lalu menyodorkan makanan sambil bilang “Galak Yura..” lhaa..saya jadi bingung,saya kan gak ada ketawa..berhubung gue jenius sedikit dibawah oppa habibie,jadi bisa menyimpulkan kalau dia menawarkan makanan buat saya. Lucu ya??

Ketek (Minang ) artinya “Kecil” berubah artinya menjadi ketiak (Indo). Jauh banget bedanya ya??dari kecil ke ketiak..

Upss tahaan yaa..masih ada satu lagi ne..Gado(Minang) artinya “Lempar” langsung berubah dalam bahasa Indonesia menjadi nama makanan gado-gado. Makanya hati-hati makan gado-gado nanti kena gado..hehe..kena gadonya,kalau makan gado-gado ngutang..pada tau artinya kan??hehe

Kayaknya,cukup segitu aja ulasan absurd dari pengamat Bahasa Minang odong-odong seperti saya,ini murni analisa absurd saya saja. Maklum saya suka semedi di toilet kalau B*B nya kurang lancar,jadi dapat wangsit nulis ini..hihi *Gak bangetkan??

ini baru seupil gajah tentang Bahasa Minang yang diulas. Di Provinsi Sumatera Barat saja,setiap kabupaten itu ada perbedaan dalam bahasa,baik logat,aksen dan kosa-katanya. Kabupaten yang berada berdekatan dengan Provinsi Sumatera Utara itu lebih mengarah ke bahasa Mandailing,Batak. Saya gak ngerti sama sekali,sekitar 5 kosa kata yang saya tau dan suka sering lupa..Parah banget yaa??


Ini cuma baru di Sumatera Barat,mungkin di Provinsi lain masih banyak lagi,apalagi se Indonesia. Keliatan banget ,betapa kayanya negara kita Indonesia. Dari segi bahasa saja kita memiliki bahasa yang beragam. Tapi ada satu bahasa yang dapat mempersatukan kita dari Sabang sampai Merauke ,yaitu Bahasa Indonesia..
Hidup Indonesia..!!